Italia dan Yunani Kuasai Grup J Kualifikasi Euro

Laga perdana babak kualifikasi Euro 2020 fase grup dimulai sejak akhir pekan lalu. Dan semua negara mulai dari sang kandidat juara hingga beberapa negara non unggulan masuk kedalam beberapa grup. Kali ini akan membahas pertandingan di grup J yang kini sementara di kuasai Italia dan Yunani.

Didalam grup J ini sendiri selain kedua negara tersebut terdapat Bosnia-Herzegovina dan Finlandia. Serta dua negara yang bukan non unggulan adalah Armenia dan Liecshtenstein.

Sebenarnya Armenia dan Finlandia sendiri memiliki komposisi pemain yang hampir sama. Namun hanya saja Finlandia memiliki catatan yang lebih bagus meski Armenia dihuni sang raja asisst milik Arsenal, Henrikh Mkhitaryan.

Dan berikut akan membahas ulasan beberapa laga yang ada di grup J ini.

Italia Taklukkan Finlandia – Italia dan Yunani

Italia dan Yunani Kuasai Grup J Kualifikasi Euro Grup J

Menjalani laga pertama timnas Italia enggan melakukan kesalahan bak diajang Piala Dunia lalu. Yang sebelumnya sudah unggul jauh dibabak kualifikasi, hingga pada akhirnya tergeser keposisi dua dan gagal dibabak playoff Piala Dunia 2018 lalu.

Dan kali ini sang alenatore Roberto Mancini langsung membawa semua pemain utama terutama dilini depan. Sebut saja terdapat nama Ciro Immobile, Federico Bernadeschi, Matteo Politano dan Stephan El Shaarawy.

Bahkan didalam skuat juga ada sang debutan milik Juventus Moise Kean dan juga sang veteran, Fabio Quagliarella yang dimusim ini menjadi top skorer sementara Serie A.

Sementara disisi lain Finlandia juga dihuni oleh sang predator milik Norwich City Teemu Pukki. Yang dimusim ini sukses mencetak 24 gol dari 35 kali bermain di kasta ke-2 Inggris (Divisi Championship).

Dan benar saja, saat laga baru berjalan 7 menit skuat Gli Azzuri langsung memberikan jawaban melalui Nicola Barella. Pemain milik Torino ini sukses membawa keunggulan, dan skor 1-0 bertahan hingga peluit pertama dibunyikan.

Dan pada babak kedua nama Moise Kean yang langsung menjadi starter dilaga ini memberikan jawaban yang mutlak. Setelah dirinya mampu bekerja sama apik dengan Ciro Immobile dengan mencetak gol kedua Italia dimenit 74 yang membuat skor menjadi 2-0 yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kean Jadi Masa Depan Timnas Italia – Italia dan Yunani

Kean sendiri tercatat sudah 2 kali bermain bersama timnas Italia senior semasa karirnya. Sebelumnya penyerang berusia 19 tahun ini sudah menjalai laga debutnya pada tahun 2018 silam saat menghadapi timnas Amerika Serikat dan masuk sebagai pemain pengganti.

Pemain yang pernah dipinjamkan ke klub yang saat ini bermain di kasta ke-2 Italia, Hellas Verona ini menjadi pemain utama di skuat timnas Italia Usia dibawah 19 tahun.

Terhitung dirinya bahkan nyaris membawa timnas Italia menjadi juara diajang Euro U19 di Finlandia 2018 lalu. Sebelum pada akhirnya kalah 3-4 atas timnas Portugal melalui ekstra time. Dan selama bermain diajang tersebut Kean terhitung dari 5 kali bermain, Kean sukses mencetak 4 gol.

Bahkan catatan 4 gol tersebut dicetak pada 3 laga terakhir, dibabak final dirinya sukses membukukan 2 gol dari 3 gol yang disarangkan.

Yunani dan Bosnia Raih Kemenangan di Laga Perdana – Italia dan Yunani

Italia dan Yunani Kuasai Grup J Kualifikasi Euro Grup J 2

Sementara hasil pertandingan lainnya antara Yunani menghaapi Liechstenstein berakhir dengan skor 2-0. Dilaga tersebut pemain kawakan Konstantinos Fortounis dan Anastasios Donis sukses mencetak gol dimenit 45+1 dan 80.

Selain itu Bosnia sukses mengalahkan Armenia dengan skor tipis 2-1. Dua gol tuan rumah dicetak Rade Kruni dan Deni Milosevic, yang kemudian satu gol tim tamu dicetak Henrikh Mkhitaryan melalui titik putih dipenghujung laga.

Dan pada akhirnya membuat Yunani dan Italia berada diposisi 1 dan 2 klasemen grup J kualifikasi Euro 2020 dengan hasil yang sama.

Francesco Totti Menjadi Pemain ke-28 di Hall of Fame AS Roma

AS Roma dengan bangga mengumumkan Francesco Totti ke dalam Hall of Fame klub dengan segera seperti dilansir dari asroma.com/id. Manajemen Roma percaya bahwa inilah yang menjadi hasil keputusan dari para pendukung dan berbagai komite yang telah berkumpul sejak 2012 untuk mencalonkan anggota Hall of Fame.

Masuknya Totti hari ini membuat jumlah total pemain di AS Roma Hall of Fame mencapai 28 orang.

Karir Totti bersama Roma yang luar biasa berakhir setelah 786 penampilan dan 307 gol untuk klub kota asalnya. Dia menjadi satu-satunya anggota Hall of Fame Angkatan tahun 2017 dan sekarang bergabung dengan pemain yang telah masuk ke klub setiap tahun sejak awal diumumkan.

“Ini adalah cara kami menghargai waktu Francesco di Roma dan kontribusinya di dalam dan di luar lapangan sejak 1989,” kata presiden AS Roma, Jim Pallotta. “Ini adalah penghargaan yang pantas bagi salah satu pemain terbesar sepanjang masa.”

“Saya merasa sangat tersanjung menerima penghargaan ini, dan dalam cara penghargaan ini diberikan,” kata Totti. “bersama para idola saya, dan penggemar Giallorossi dari generasi ke generasi, adalah sebuah kehormatan. Untuk ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Roma, karena telah mencapai kehormatan baru ini dengan mengenakan warna klub yang berada di hati saya dan kota saya. ”

Totti, yang 570 pertandingan kompetitifnya sebagai kapten akan menjadikannya sebagai penampil terbanyak bersama Giallorossi sepanjang masa, memulai masa tinggalnya selama 28 tahun di Roma pada tanggal 20 Juli 1989 saat bergabung dengan tim Giovanissimi (U15) setelah masa dengan Fortitudo (1983- 1985), SMIT Trastevere (1985-86) dan Lodigiani (1986-1989).

Dari penampilan pertamanya untuk Roma – kemenangan 2-0 atas Almas di liga Giovanissimi Romani pada tanggal 15 Oktober 1989 – ke pertandingan terakhirnya melawan Genoa pada tanggal 28 Mei 2017, Totti telah memecahkan seluruh rekor klub.

Dia mendapatkan cinta dan penghargaan dari fans dan penggemar Roma di seluruh dunia dan dalam prosesnya telah mengumpulkan satu gelar liga, dua Piala Super Italia, Coppa Italia dua kali dan Piala Dunia FIFA pada tahun 2006.

Penghargaan individunya yang paling bergengsi adalah Sepatu Emas Eropa sebagai pencetak gol terbanyak benua Eropa pada musim 2006-2007 dan Golden Foot Award pada tahun 2010.

Serta 250 golnya di Serie A – kedua dalam daftar sepanjang masa dan yang paling banyak untuk satu klub – Totti juga termasuk di antara tiga pemain teratas dalam hal penampilan di kompetisi teratas Italia.

Anggota AS ROMA HALL OF FAME
Angkatan 2012: Franco Tancredi, Marcos ‘Cafu’, Aldair Nascimento Santos, Francesco Rocca, Agostino Di Bartolomei, Fulvio Bernardini, Paulo Roberto Falcao, Bruno Conti, Amedeo Amadei, Roberto Pruzzo.

Angkatan 2013: Attilio Ferraris, Sebino Nela, Giuseppe Giannini, Vincenzo Montella.

Angkatan 2014: Alcides Ghiggia, Vincent Candela, Carlo Ancelotti, Rudi Voeller.

Angkatan 2015: Guido Masetti, Sergio Santarini, Damiano Tommasi, Gabriel Omar Batistuta.

Angkatan 2016: Giorgio Carpi, Arcadio Venturi, Giancarlo De Sisti, Toninho Cerezo.

Angkatan 2017: Francesco Totti.