Empat Klub Incar Coppa Italia Musim 2018/2019

Empat Klub Incar Coppa Italia Musim 2018 2019 1

Jika melihat klasemen Serie A mungkin kamu sudah merasa sangat bosan karena memang Juventus kembali merajai ajang ini. Setelah beberapa tahun lalu sudah menjadi raja, dimusim ini mereka bahkan semakin kuat dengan mendatangkan Cristiano Ronaldo. Namun bagaimana dengan ajang kedua, Coppa Italia, ya saat ini masih ada empat klub Incar Coppa Italia musim ini.

Bahkan meski sudah menjalani leg pertama babak semifinal, belum ada yang menyatakan siapa klub yang akan melaju kefinal. Lantaran keempatnya bermain dengan sangat ulet dan semata hanya ingin mengincar gelar ini setelah diajang Serie A sangat sulit.

Sebut saja empat klub diantaranya seperti AC Milan, Lazio, Fiorentina dan Atalanta masih bersaing di ajang kedua ini. Hal tersebut menjadi sangat seru terutama Juventus, Napoli, Inter Milan dan AS Roma sudah kandas.

Ulasan Ajang Coppa Italia Musim 2018/2019 – Empat Klub Incar Coppa

Empat Klub Incar Coppa Italia Musim 2018 2019 3

Terhitung para raksasa yang menjadi kandidat juara yang salah satunya Juventus sudah kandas dibabak sebelumya.

Sebut saja, dibabak 16 besar Inter Milan sukses mengalahkan tim Serie B, Benevento dengan skor 6-2. Hingga akhirnya mereka kalah atas Lazio melalui drama asu pinalti dibabak perempat final.

AS Roma yang sukses kalahkan tim kasta 2 Virtis Entella dengan skor 4-0, secara tragis mereka kalah atas Fiorentina. Tidak tanggung-tanggung mereka harus kalah 7-1 dihancurkan oleh pasukan Ungu dibabak perempat final.

Napoli bahkan sukses mengalahkan Sassuolo 2-0, hingga pada akhirnya harus dikalahkan Milan dibabak perempat final. Usai 2 gol Piatek masuk kegawang Il Partenopei dan yang terakhir.

Juventus yang dibabak 16 besar mampu kalahkan Bologna 2-0. Dibabak perempat final pasukan Massimiliiano Allegri harus kandas 3-0 atas Atalanta.

Three gol Atalanta dicetak Duvan Zapata yang sukses mencetak 2 gol dan Castagne sukses menyumbang satu gol dilaga tersebut.

Hasil Leg-1 Babak Semifinal Coppa Italia – Empat Klub Incar Coppa

Empat Klub Incar Coppa Italia Musim 2018 2019 2

Pada babak ini keempat klub sangat berusaha dan hanya menyisakan Lazio, Milan, Fiorentina dan Atalanta. Jika melihat dari keempatnya mungkin hanya ada nama Atalanta dan juga Milan yang menjadi kandidat kuat.

Hal tersebut bukan tanpa alasan karena memang kedua klub tersebut memiliki pemain mengerikan dilini depan. Sebut saja nama Duvan Zapata yang merupakan pemain pinjaman dari Sampdoria, yang dimusim ini sukses mencetak 16 gol.

Dan sementara nama Krszyztof Piatek meski masih menjadi pemain baru Milan yang didatangkan dari Genoa. Pemain asal Polandia ini sangat impresif.

Sempat kehilangan momentum bersama tim lamanya, The New Lewandowski ini kembali menunjukkan tajinya. Bahkan saat ini Piatek hanya selisih 1 gol dari Cristiano Ronaldo yang duduk dipuncak klasemen top skorer Serie A sementara.

Empat Klub Incar Coppa Italia Musim 2018 2019

Alhasil dari keduanya sangat mungkin kedua klub tersebut bisa bertemu dibabak final. Terutama saat keduanya sukses menahan imbang saat bermain dimarkas lawan.

Terlebih dari Atalanta yang sukses menahan imbang 3-3 tuan rumah Fiorentina. Padahal dilaga ini tim tamu sempat nyaris memastikan diri melaju kebabak final dengan lenggang.

Terutama setelah Alejandro Gomez dan Mario Pasalic sukses membuka gol dimenit 16 dan 18. Namun nama Federico Chiesa dan Marco Benassi sukses menyamakan kedudukan dimenit 33 dan 36.

Hingga pada akhirnya nama Marten de Roon sukses kembali membawa tim tamu unggul dimenit 58, namun sayang pada menit 79 tuan rumah sukses kembali menyakana kedudukan melalui Luis Muriel.

Sementar dilaga lain antara AC Milan dan Lazio mungkin masih memiliki peluang yang sama setelah keduanya bermain imbang 0-0. Namun dilaga berikutnya Milan akan bermain dirumah sendiri dan Lazio dibeberapa laga terakhir sedang dalam kondisi inkonsisten.

Jadi dari empat klub incar Gelar Coppa Italia, menurut kalian siapa yang akan mendapatkannya nanti?

Prediksi Liga Italia Napoli vs Juventus Akhir Pekan

Prediksi Liga Italia Napoli vs Juventus Akhir Pekan 3

Jika melihat prediksi laga ini hanya memberikan bahwa jika Juventus bisa menang maka sudah pasti mereka jadi Scudetto musim ini. Hal ini dikarenakan mereka belum pernah menelan kekalahan, dan pada akhir pekan ini adanya prediksi Liga Italia Juventus vs Napoli.

Laga ini akan menjadi sangat penting terutama keduanya berada diposisi 1 dan 2 klasemen Serie A sementara.

Namun meski begitu siapa saja yang akan keluar sebagai pemenang tidak akan merubah posisi tim di papan klasemen. Karena saat ini keduanya berselisih 13 poin, dan bahkan Napli sendiri unggul 9 poin dari Inter Milan diposisi 3 klasemen sementara.

Tetapi tetap saja bahwa pasukan Il Partenopei sangat berhasrat ingin menjadi tim pertama yang menglahkan Cristiano Ronaldo dan kolega dimusim ini.

Hanya saja tim kemungkinan akan kesulitan menyusul adanya kabar mengejutkan tentang sang pilar, Marek Hamsik yanhg putuskan hengkang.

Head to Head Prediksi Liga Italia Juventus vs Napoli

Prediksi Liga Italia Napoli vs Juventus Akhir Pekan 1

Terhitung sepanjang sejarah Prediksi Liga Italia Juventus vs Napoli tercatat sudah 145 kali bertemu diajang Serie A. Napoli tercatat hanya raih 31 kemenangan, 47 imbang dan 67 kali kalah atas Juventus.

Sementara dari 72 kali pertemuan di rumah, Napoli sukses raih 23 kemenangan 22 kali kalah dan sisanya berakhir imbang.

Melihat head to head kedua pelatih, Massimiliano Allegri ternyata sedikit lebih unggul dengan 2 kemenangan 2 imbang dan 1 kalah atas Carlo Ancelotti.  Untuk menghadapi klub sendiri, Ancelotti total sudah 27 kali hadapi Juventus dengan 6 kemenangan 12 imbang dan 9 kali menelan kekalahan.

Sementara Allegri sendiri sudah 25 kali bertemu Napoli dengan 10 kemenanan, 8 imbang dan hanya 7 kali menelan kekalahan.

Dari 5 pertemuan terakhir keduanya cukup berimbang dengan 2 menang, 1 imbang dan 2 kali menelan kekalahan. Hanya saja dipertemuan pertama Napoli kalah 1-3 atas Juventus saat bermain dilaga tandang.

Pada laga tersebut Napoli sempat unggul lebih dulu melaui Dries Mertens yang sukses mencetak gol dimenit 10. Namun hingga pada akhirnya Mario Mandzukic sukses mencetak 2 gol disertai gol dari Leonardo Bonucci.

Arkadiusz Milik vs Cristiano Ronaldo – Prediksi Liga Italia Napoli

Prediksi Liga Italia Napoli vs Juventus Akhir Pekan

Untuk mencatatkan kedua nama ini mungkin sedikit timpang yah. Karena memang Milik bukan seperti pemain sekelas CR7 yang sudah cukup banyak memberikan banyak gelar baik klub dan dirinya sendiri.

Namun hanya saja penyerang asal Polandia ini menjadi satu dari dua penyerang adal negara yang sama dan bersinar di Serie A musim ini setelah Krzszkof Piatek milik Milan.

Bahkan dirinya disebut sebagai pengganti dari Edinson Cavani dan Gonzalo Higuain, tercatat dirinya sudah mencetak 14 gol musim ini. Selain itu dirinya juga memiliki pensupport yang mengerikan seperti Lorenzo Insigne dan Dries Mertens. Kedua pemain tersebut sukses mencetak total 16 gol dan 13 asisst musim ini.

Sementara dikubu tim lawan, Ronaldo masih menjadi yang paling perkasa meski adanya sosok Mario Mandzukic dan Paulo Dybala. Terhitung kapten timnas Portugal tersebut sudah mencetak 19 gol dan 8 asisst dimusim perdananya. Bahkan mantan punggawa Real Madrid tersebut sementara merupakan top skorer Serie A.

Meski cukup jarang mencetak gol, Milik sukses mencetak 2 gol saat Napoli kalahkan Parma yang berakhir dengan skor 4-0.

Sementara Cristiano Ronaldo sendiri sepertinya dalam kondisi hibernasi, sempat mencetak banyak gol, hingga pada akhirnya CR7 gagal mencetak gol di 2 laga terakhir.

Alex Meret jadi Dinding Besar Napoli

Prediksi Liga Italia Napoli vs Juventus Akhir Pekan 2

Mungkin nama Alex Meret jarang diperhatikan terutama dengan adanya sosok Danid Ospina di skuat Napoli. Namun pemain yang satu ini terhitung sukses hanya kemasukan di 4 laga dari 17 laga bersama Napoli.

Terhitung dirinya hanya kemasukan 5 gol dari total 17 laga yang dimainkan pada musim ini disemua ajang sejak dirinya didatangkan dari Udinese.

AC Milan Kalahkan Empoli di Pekan 25 Liga Italia

AC Milan Kalahkan Empoli di Pekan 25 Liga Italia

Dalam lanjutan Liga Italia pada akhir pekan lalu yang memberikan beberapa laga yang cukup mengejutkan. Salah satunya saat AC Milan kalahkan Empoli saat laga digelar pada Sabtu dini hari lalu dengan skor 3-0 saat laga digelar di San Siro Stadium.

Laga ini menjadi sangat penting karena memang keduanya sangat memperlukan poin penuh. AC Milan sendiri berupaya untuk bisa bertahan di zona empat besar dan sementara tim tamu harus bisa menjauh dari zona merah.

AC Milan Resmi Turunkan Skuat Utama – AC Milan Kalahkan Empoli

Pada laga ini memang Gennaro Gattuso resmi menurunkan semua pemain utama mereka usai beberapa pemain dipastikan pulih dari cedera.

Hal tersebut terlihat setelah adanya Andrea Conti resmi tampil sebagai starter sebagai bek sayap kanan. Dan tentunya juga tidak lupa dengan memasang penyerang utama tim Krzysztof Piatek pada laga ini.

Dan benar saja laga ini sukses dikuasai oleh tim tuan rumah. Namun meski begitu dibabak pertama kedua tim hanya bermain skor imbang 0-0.

Namun pada babak kedua saat laga beru berjalan 4 menit penyerang anyar tersebut sukses menyimbang 1 gol usai meneruskan umpan dari Hakan Calhanoglu.

Skor 1-0 untuk tuan rumah, dan bahkan berkat tambahan satu gol tersebut sukses membuat dirinya total 18 gol dimusim ini. Hanya selisih 1 gol dari top skorer sementara Cristiano Ronaldo dengan 19 gol.

Setelah gol pertama hanya berselang 3 menit nama Franck Kessie sukses memperbesar kedudukan setelah meneruskan umpan Samu Castillejo. Yang membuat skor menjadi 2-0 untuk tuan rumah.

Hingga pada akhirnya laga ditutup melalui Samu Castillejo dimenit 67. Tidak puas hanya sebagai pembuat asisst, eks Villarreal tersebut sukses memperbesar kedudukan setelah sukses mentip umpan dari Andrea Conti.

Pada akhirnya skor akhir 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil Akhir di Papan Klasemen – AC Milan Kalahkan Empoli

AC Milan Kalahkan Empoli di Pekan 25 Liga Italia 2

Pada akhirnya berkat AC Milan kalahkan Empoli mereka sukses bertahan diposisi 4 klasemen Serie A dan meneruskan langkah mereka menempel sang rival satu kota Inter Milan.

Jika melihat laga lain sang rival satu kota AC Milan tersebut hanya mampu bermain imbang 3-3 saat bertandang ke markas Fiorentina.

Yang dilaga yang sama juga raih kemenangan, dan sementara diposisi 5 Milan juga hanya selisih 1 poin dari AS Roma.

Sementara berkat kekalahan yang dialami, Empoli harus tertahan diposisi 17 klasemen Serie A. Hanya selisih 3 poin dari Bologna yang berada di zona merah.

Jika saat itu Diego Farias dan kolega sukses raih 3 poin, mereka berpeluang langsung merangsek keposisi 14 klasemen yang kini ditempati Cagliari.

Penampilan Piatek Bersama AC Milan – AC Milan Kalahkan Empoli

AC Milan Kalahkan Empoli di Pekan 25 Liga Italia 1

Sementara menanggapi catatan bagus dari penyeranya anyar AC Milan. Piatek ternyata sejak dirinya gabung tim baru dirinya terus mencetak gol di setiap laga penting.

Terhitung dirinya hanya gagal mencetak gol dilaga debutnya, namun di 5 laga terakhir Piatek selalu mencetak gol baik diajang Coppa Italia dan Serie A. Yang tercatat penyerang asal Polandia tersebut sukses mencetak 7 gol.

Bahkan sejak dirinya membela pasukan Merah Hitam, Piatek sukses membuat tim terhindar dari kekalahan. Total Milan sukses raih 5 kemenangan dan hanya 1 kali imbang saat hadapi AS Roma pada 4 Februari silam.

Laga Berikutnya AC Milan – AC Milan Kalahkan Empoli

Nantinya laga berikutnya AC Milan akan berhadapan dengan tim papan tengah Sassuolo yang tengah duduk diposisi 11 klasemen Serie A.

Dan bagi kamu para penggila permainan judi bola yang sangat menguntungkan. Langsung saja kamu bisa melakukan taruhan di situs judi bola terpercaya 389Sports, dan langsung Daftar Sbobet 2019 disitus tersebut untuk bisa segera pasang taruhan antara AC Milan yang akan kembali sebagai tuan tumah atau Sassuolo.

AC Milan Konfirmasi Bonaventura Cedera 9 Bulan

AC Milan menerima kabar kurang bagus soal cedera Giacomo Bonaventura.  Salah satu pemain andalan pelatih Gattuso itu terpaksa menepi usai laga Milan versus Real Betis di Liga Europa bulan Oktober lalu. Awalnya tim dokter memprediksi sang pemain harus isitrahat selama ima bulan. Namun, tim medis mengkonfirmasi pemulihan cedera sang pemain bisa lebih panjang.

Pada hari Selasa (27/11) waktu setempat, Bonaventura menjalani operasi di kaki kirinya yang mengalami cedera tersebut di Amerika Serikat. Operasi berjalan dengan sukses, tetapi menjadi berita duka bagi para penggemar Milan.

Melalui situs resminya, klub mengkonfirmasi bahwa eks pemain Atalanta itu harus menepi selama delapan atau sembilan bulan. Itu artinya, ia dipastikan tak akan muncul lagi di lapangan untuk sisa musim ini.

“AC Milan mengumumkan bahwa Giacomo Bonaventura menjalani operasi cedera osteochondral lesion di kaki kirinya,” tulis klub, dikutip dari Goal.

“Prosedur perbaikan tulang, yang dilakukan di Pittsburgt oleh dua ahli bedah, Volker Musahl dan Freddie Fu, dan ditemani oleh staf medis AC Milan, berjalan dengan sukses dengan waktu pemulihan diperkirakan sekitar delapan atau sembilan bulan,” tutupnya.

Perkembangan ini jelas membuat stok gelandang AC Milan menipis karena dua pemain lain Hakan Calhanoglu dan Lucas Biglia juga masih bergelut dengan cedera. 

Milan akan menjalani laga lanjutan Liga Europa pada hari Jumat (30/11) menghadapi Dundelange. Setelah itu, mereka akan menjamu Parma dalam ajang Serie A hari Minggu (2/12).

Francesco Totti Menjadi Pemain ke-28 di Hall of Fame AS Roma

AS Roma dengan bangga mengumumkan Francesco Totti ke dalam Hall of Fame klub dengan segera seperti dilansir dari asroma.com/id. Manajemen Roma percaya bahwa inilah yang menjadi hasil keputusan dari para pendukung dan berbagai komite yang telah berkumpul sejak 2012 untuk mencalonkan anggota Hall of Fame.

Masuknya Totti hari ini membuat jumlah total pemain di AS Roma Hall of Fame mencapai 28 orang.

Karir Totti bersama Roma yang luar biasa berakhir setelah 786 penampilan dan 307 gol untuk klub kota asalnya. Dia menjadi satu-satunya anggota Hall of Fame Angkatan tahun 2017 dan sekarang bergabung dengan pemain yang telah masuk ke klub setiap tahun sejak awal diumumkan.

“Ini adalah cara kami menghargai waktu Francesco di Roma dan kontribusinya di dalam dan di luar lapangan sejak 1989,” kata presiden AS Roma, Jim Pallotta. “Ini adalah penghargaan yang pantas bagi salah satu pemain terbesar sepanjang masa.”

“Saya merasa sangat tersanjung menerima penghargaan ini, dan dalam cara penghargaan ini diberikan,” kata Totti. “bersama para idola saya, dan penggemar Giallorossi dari generasi ke generasi, adalah sebuah kehormatan. Untuk ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Roma, karena telah mencapai kehormatan baru ini dengan mengenakan warna klub yang berada di hati saya dan kota saya. ”

Totti, yang 570 pertandingan kompetitifnya sebagai kapten akan menjadikannya sebagai penampil terbanyak bersama Giallorossi sepanjang masa, memulai masa tinggalnya selama 28 tahun di Roma pada tanggal 20 Juli 1989 saat bergabung dengan tim Giovanissimi (U15) setelah masa dengan Fortitudo (1983- 1985), SMIT Trastevere (1985-86) dan Lodigiani (1986-1989).

Dari penampilan pertamanya untuk Roma – kemenangan 2-0 atas Almas di liga Giovanissimi Romani pada tanggal 15 Oktober 1989 – ke pertandingan terakhirnya melawan Genoa pada tanggal 28 Mei 2017, Totti telah memecahkan seluruh rekor klub.

Dia mendapatkan cinta dan penghargaan dari fans dan penggemar Roma di seluruh dunia dan dalam prosesnya telah mengumpulkan satu gelar liga, dua Piala Super Italia, Coppa Italia dua kali dan Piala Dunia FIFA pada tahun 2006.

Penghargaan individunya yang paling bergengsi adalah Sepatu Emas Eropa sebagai pencetak gol terbanyak benua Eropa pada musim 2006-2007 dan Golden Foot Award pada tahun 2010.

Serta 250 golnya di Serie A – kedua dalam daftar sepanjang masa dan yang paling banyak untuk satu klub – Totti juga termasuk di antara tiga pemain teratas dalam hal penampilan di kompetisi teratas Italia.

Anggota AS ROMA HALL OF FAME
Angkatan 2012: Franco Tancredi, Marcos ‘Cafu’, Aldair Nascimento Santos, Francesco Rocca, Agostino Di Bartolomei, Fulvio Bernardini, Paulo Roberto Falcao, Bruno Conti, Amedeo Amadei, Roberto Pruzzo.

Angkatan 2013: Attilio Ferraris, Sebino Nela, Giuseppe Giannini, Vincenzo Montella.

Angkatan 2014: Alcides Ghiggia, Vincent Candela, Carlo Ancelotti, Rudi Voeller.

Angkatan 2015: Guido Masetti, Sergio Santarini, Damiano Tommasi, Gabriel Omar Batistuta.

Angkatan 2016: Giorgio Carpi, Arcadio Venturi, Giancarlo De Sisti, Toninho Cerezo.

Angkatan 2017: Francesco Totti.

Rossi – Dzeko Cedera, AS Roma Siaga

Kabar kurang bagus buat Romanisti dari Olimpico markas AS Roma. Dua punggawa penting sekaligus pemain kunci, kapten Daniel De Rossi dan striker Edin Dzeko dipastikan bakal absen beberapa waktu lantaran cedera. Untuk sang kapten, pelatih DI Fransesco bahkan tidak menyertakan Daniele De Rossi dalam skuadnya menghadapi Real Madrid di Liga Champions.

 

Bagi Roma, laga melawan Real Madrid pada Rabu (28/11) dini hari WIB di Stadion Olimpico, punya arti sangat penting. Roma butuh raihan tiga poin. Jika berhasil memetik hasil tiga poin, tim Serigala  bisa memastikan lolos fase group G pada matchday kelima ini. Masalahnya, Madrid juga punya kepentingan dan posisi yang sama untuk memastikan segera lolos dari fase grup. Tantangan bagi Di Fransesco meracik formasi tanpa kehadiran dua pemain andalan: De Rossi dan Dzeko.

Daniele De Rossi dikabarkan belum fit usai cedera melawan Napoli pada laga Serie A, bulan Oktober yang lalu.  Pemain berusia 35 tahun itu masih menjalani fase pemulihan untuk mencapai kondisi 100 persen fit bermain.

Sementara Edin Dzeko disebut mengalami masalah otot dan diragukan dalam kondisi yang bugar. Absennya Dzeko jelas mengurangi ketajaman lini serang Giallorossi. Sebab, selama ini striker Bosnia selalu jadi pilihan utama da nmesin gol produktif. Di musim ini ia telah mendulang lima gol di Liga Champions. Hanya Lionel Messi yang mampu mencetak jumlah yang sama sejauh ini.

Selain kedua key player, pelatih Eusebio Di Francesco juga menanti kepastian bugarnya Javier Pastore,  Lorenzo Pellegrini dan Diego Perotti.  Badai cedera jelas membuat ospi di lini tengah semakin terbatas dan hanya ada 5 gelandang yang tersedia: Cristante, Coric, Zaniolo, Nzonzi, dan Florenzi.

Sedikit kabar positif adalah kembalinya bek Kostas Manolas di jantung pertahanan. Ia dipastikan bisa turun pada partai Roma vs Real Madrid. Berikut prediksi skuad AS Roma yang diturunkan pada laga Champions:

Penjaga Gawang: Olsen, Mirante.
Belakang: Karsdorp, Luca Pellegrini, Juan Jesus, Kolarov, Marcano, Santon, Fazio, Manolas
Gelandang: Cristante, Coric, Zaniolo, Nzonzi, Florenzi
Penyerang: Dzeko, Schick, Under, Kluivert, Celar, El Shaarawy

 

 

Direktur Olahraga Milan, Leonardo Prospek Tiga Pemain Chelsea

AC Milan tampaknya terus melakukan renovasi skuad guna mengembalikan reputasi sebagai salah satu raksasa Serie A Italia. Penujukan Gennaro Gattuso sebagai pelatih diikuti perekrutan punggawa baru juga kembalinya Leonardo, yang juag eks pemain Rossoneri sebagai Direktur Olahraga (Sport Director). Di awal musim, sederet nama mentereng pun berlabuh seperti Pepe Reina, Mateo Musacchio, Franck Kessie hingga Gonzalo Higuain. Namun, Milan seakan tetap belum solid. Cederanya beberapa pemain juga jadi tantangan baru bagi pelatih Gattuso. Alhasil, manajemen Milan merasa San Siro masih butuh tambahan pemain berpengalaman dengan energi positif. Tugas inipun diserahkan kepada Leonardo.

Performa Milan memang masih kurang greget. Di satu pekan, Higuain, Suso dkk bisa tampil apik, namun di pertandingan berikutnya, tim asuhan Gattuso harus pulang dengan tertunduk. Tak ayal, lantaran tak kunjung konsisten di liga domestik, Milan mandeg di posisi lima klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 22 poin dari 13 pertandingan.

 Menjelang bursa transfer paruh musim, Milan dikabarkan kembali membuka kontak dengan klub London, Chelsea. Tak tanggung-tanggung, Leonardo diberikan list tiga nama yang musti diprospek yakni Cesc Fabregas, Gary Cahill dan Andreas Christensen.

Ketiga pemain itu sejauh ini memang lebih akrab di bangku cadangan. Hal tersebut tak lepas dari pergantian taktik yang diusung oleh Maurizio Sarri.

Menurut Radio Rossonera, pihak Milan sekarang sudah menghubungi Chelsea untuk membahas  kemungkinan transfer ketiga pemain tersebut.  Namun radio asal Italia itu menambahkan, tak semuanya benar-benar bisa diharapkan bisa diboyong ke San Siro. Sebab prioritas utamanya adalah memboyong Fabregas.

Milan baru akan memboyong Cahill dan Christensen sekaligus, apabila negosiasinya tidak terlalu rumit. Namun dari ketiganya, Cahill mungkin bisa diboyong dengan lebih mudah karena kontraknya akan berakhir pada Juni 2019 mendatang.

Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Serie A Italia Giornata ke-13

Serie A Italia telah menggelar pertandingan di giornata ke-13. Tak ada perubahan siginifikan di cara daftar SBOBET 2019 papan atas. Juventus memantapkan posisi pemuncak klasemen setelah menang 2-0 atas SPAL. SI Nyonya Tua masih terlalu perkasa musim ini, tak terkalahkan dalam 13 laga, dengan 12 kemenangan dan hanya satu hasil imbang.

Sementara pesaing yang dianggap paling potensial Napoli justru kembali terpeleset. Tim asuhan Carlo Ancelotti itu harus puas bermain imbang melawan Chievo. Dengan tambahan satu poin, jarak Napoli pun sedikit menjauh dengan Juve di posisi pertama.

Sementara itu, Inter Milan kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Frosinone dengan skor telak 3-0. Inter memang dijagokan sebagai tim kuat yang bisa jadi batu sandungan Juve musim ini.

Di laga lain, AC Milan harus tertahan saat berhasil unggul terlebih dahulu atas Lazio. Laga itu berakhir dengan skor akhir 1-1. Hasil imbang ini membuat Lazio sukses mempertahankan posisi mereka di empat besar klasemen Liga Italia 2018-2019 pada pekan ke-13 dengan torehan 23 poin. Lazio unggul satu angka atas AC Milan. Hasil imbang ini menggagalkan ambisi Milan untuk menggusur Lazio di posisi empat besar. Malam ini masih ada satu pertandingan, yaitu Cagliari melawan Torino yang akan digelar pada Senin (26/11/2018) atau Selasa dini hari WIB.

Berikut hasil lengkap Serie A pekan ke-13:

Senin (26/11/2018):

Udinese 1-0 AS Roma (Rodrigo De Paul 54′)
Juventus 2-0 SPAL (Cristiano Ronaldo 29′, Mario Mandzukic 60′)
Inter Milan 3-0 Frosinone (Keita Balde 10′, 82′, Lautaro Martinez 57′)
Parma 2-1 Sassuolo (Gervinho 6′, Bruno Alves 25′; Khouma Babacar-penalti 36′)
Bologna 0-0 Fiorentina
Napoli 0-0 Chievo
Empoli 3-2 Atalanta (Antonio La Gumina 42′, Andera Masiello-bunuh diri 77′, Matias Silvestre 90+2′; Remo Freluer 33′, Hans Hateboer 40′)
Lazio 1-1 AC Milan (Joaquin Correa 90+4′; Franck Kessie 78′)
Genoa 1-1 Sampdoria (Krzysztof Piatek-penalti 17′; Fabio Quagliarella 8′)

Berikut klasemen sementara Serie A 2018/19 pekan ke-13:

Top Skor Serie A Pekan ke-13
Cristiano Ronaldo perlahan tapi pasti terus merangsek di daftar pencetak gol terbanyak. Tambahan satu gol Ronaldo ke gawang SPAL menambah pundi-pundinya jadi 9 gol sejauh ini, dia terus mendekati Krzysztof Piatek di posisi pertama dengan 10 gol.

Ciro Immobile dan Mauro Icardi juga tak mau kalah dengan masing-masing delapan dan tujuh gol. Dua striker itu memang terus bersaing dalam beberapa musim terakhir.

Berikut top skor sementara Serie A pekan ke-13: